Jumat, 05 November 2010

Aksi Damai UKF EXPO 2010

Sebuah rangkaian kegiatan dari UKF EXPO 2010 yang akan dilaksanakan di Lapangan Sempur 
Kota Bogor  dan akan diteruskan dengan longmarch menuju Tugu Kujang Kota Bogor pada Minggu, 7 November 2010. Sasaran kegiatan ini adalah para pengguna jalan di sekitar Tugu Kujang Bogor. Sebagai kegiatan puncak dari UKF EXPO 2010 yang bertemakan “Bersama Wujudkan Indonesia Bebas dari Perdagangan Satwaliar Ilegal Demi Ekosistem Lestari”. Kegiatan ini merupakan salah satu upaya penyuaraan kondisi perdagangan satwaliar terbaru dan juga memberikan sisi hitam dan putih dari perdagangan satwaliar itu sendiri. Melalui kegiatan aksi damai ini yang bertemakan “Stop Perdagangan Satwaliar, Biarkan Satwaliar Hidup Bebas pada Habitatnya” selain memberikan deskripsi umum keadaan perdagangan satwaliar di Indonesia secara umumnya diharapkan juga dapat menghadirkan opini di dalam masyarakat dan nantinya masyarakat sendiri yang akan menilai baik atau buruknya kegiatan tersebut. Hasil akhir dari kegiatan ini akan mengumpulkan tanda tangan sebagai simbolis kepedulian masyarakat terhadap kondisi perdagangan satwaliar di Indonesia dan opini dari masyarakta terutama para pengguna jalan mengenai perdagangan satwaliar.

Kamis, 14 Oktober 2010

SEMINAR NASIONAL UKF EXPO 2010

 SEMINAR NASIONAL UKF EXPO 2010

Sebagai salah satu komponen dalam sebuah ekosistem, satwaliar memiliki peran yang sangat vital.  Satwaliar menempati tingkatan-tingkatan tropik dalam ekosistem yang pada umumnya bertindak sebagai konsumer. (S.J. McNaughton dan Larry L. Wolf, 1979). Di  dalam  hutan  sebagai  contoh,  perilaku  konsumsi  tersebut  disisi  lain  membentuk interaksi  yang  bersifat  mutualis  (saling  menguntungkan)  khususnya  bagi  vegetasi (produser). Satwaliar-satwaliar  besar  seperti  mamalia,  primata  maupun  aves memainkan  peran  penting  dalam  membentuk  kestabilan  dan  regenerasi  ekosistem. Satwa-satwa  tersebut  membantu  menyebarkan  benih-benih  penyusun  tegakan  hutan. Sebagai  contoh  peran  orangutan  (Pongo  spp.)  dan kasuari  gelambir-tunggal  (Casuarius unappendiculatus) dalam menyebarkan biji beberapa spesies pohon tertentu. 

Dewasa ini peran satwaliar pada ekosistem hutan mulai terusik,  Salah  satu faktor  terganggunya  kestabilan  ekosistem  hutan  adalah  perburuan  dan  perdagangan satwaliar. Selain masalah ekosistem, perburuan dan  perdagangan satwaliar secara illegal sampai  saat  ini masih  menjadi  poblematika  semua  pihak.  Pemerintah  setiap  tahunnya menanggung kerugian senilai 9 triliun rupiah akibat perdagangan satwaliar illegal (PHKA 2009). Nilai  ini  belum  termasuk  harga  yang  harus  dibayar  akibat  rusaknya  sistem penyangga  kehidupan  seperti,  kerusakan  habitat  yang  berakibat  munculnya,  bencana alam dan penurunan nilai estetika. Didasari  kebutuhan  manusia  yang  selalu  meningkat,  sumberdaya  alam  telah menjadi komoditas yang menjanjikan untuk dikonsumsi. Namun diperlukan perhitungan yang  matang  mengenai  seberapa  besar sumberdaya  alam  yang  dapat  digunakan  agar tetap lestari. Peninjauan  tidak  hanya  dari  segi ekologi. Nilai intrinsik  lainnya  yang  tidak kalah  penting  adalah  nilai  ekonomi  akibat  hilangnya  suatu  spesies  dalam  rantai ekosistem atau rusaknya habitat. Kompleksitas  masalah  yang  muncul  bukan  berarti  tidak  dapat  diatasi. 

Sebuah terobosan  kebijakan dari pihak-pihak yang terkait sangat mungkin dapat  menjadi solusi. Namun  diperlukan  pula mekanisme yang  komprehensif  untuk  menunjang  pemanfaatan yang  bijak. Untuk  itu  pengatur  mekanisme  tersebut  menjadi  penting  perannya, disamping proses pelaksanaan yang transparan dan pengawasan dari pihak independen.


Deskripsi Seminar Nasional
Pelaksanaan  kegiatan  Seminar  Nasional  UKF  EXPO  2010  adalah,  sebagai berikut:
Hari/Tanggal  : Sabtu, 23 Oktober 2010
Tempat  : Auditorium Thoyib Hadiwijaya Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga-Bogor
Judul  : Valuasi perdagangan satwaliar serta dampak yang ditimbulkan terhadap sistem penyangga kehidupan.
Sasaran  : Mahasiswa, penggiat alam dan masyarakat umum.
Moderator  : Koen Setiawan, penulis dan aktivis jaringan Pendidikan Lingkungan
 
Batasan Materi  :
•    Pembicara 1 (Dr. Ibnu Maryanto, Peneliti hayati LIPI)
Pemaparan  mengenai  peran  satwaliar  terhadap  ekosistem. Pemaparan  proses  pemulihan  ekosistem  akibat  perburuan  dan perdagangan satwaliar serta besarnya sumberdaya  yang diperlukan.
•    Pembicara 2 (Harry Santoso, Direktur KKH Dirjen PHKA)
Pemaparan  mengenai  dasar-dasar  pemanfaatan  sumberdaya  alam khususnya  satwaliar  pemapaan  mengenai  manajemen sumberdaya hayati (mangement authority).
•    Pembicara  3  (Ibu  Siti  Nuramaliati  Pridjono,  Kepala  Puslit  Biologi LIPI)
Pemaparan  proses  penghimpunan  data  yang  mendasari perekomendasian  status  satwa  di  alam.  Pemaparan  dasar-dasar penentuan  kuota  satwaliar  yang  diizinkan  untuk  diperdagangkan (scientific authority). 
•    Pembicara 4 (Dwi Adhiasto Nugroho, LSM WCS)
Usaha  LSM/NGO  dalam  membantu  pemerintah  untuk  mengawasi perdagangan  satwaliar. Pemaparan  hasil  investigasi  praktik perdagangan satwaliar.

Alokasi Waktu  :
Pembicara  1 dipersilakan untuk menyampaikan materinya selama 20 menit  (maksimal),  sementara  pembicara  lainnya  selama  15  menit (maksimal).  Kemudian  diadakan  diskusi  aktif  yang  dipandu  oleh moderator.

Pemesanan tiket  :
•    Ticket box: Koridor LSI & Node TPB (s.d. 22 Okt),UKF Centre
•    Koridor Pinus Faperta (11-15 Okt)
•    via sms (085692573936)
•    Online (www.ukfexpo.blogspot.com)

Selasa, 10 Agustus 2010

UKF EXPO 2010

Uni Konservasi Fauna (UKF) Institut Pertanian Bogor adalah unit kegiatan mahasiswa yang bergerak dalam upaya perlindungan dan pelestarian fauna. Salah satu kegiatan yang dilaksanakan adalah UKF EXPO. Acara ini merupakan program kerja tahunan UKF yang telah dilaksanakan sejak tahun 2004 dengan topik dan rangkaian kegiatan yang berbeda setiap tahunnya. Acara ini biasanya terdiri dari beberapa rangkaian kegiatan. 

UKF EXPO 2010 terdiri dari empat rangkaian kegiatan yang akan dilaksanakan pada bulan Oktober 2010. Rangkaian kegiatan tersebut adalah Seni Konservasi yang akan dilaksanakan pada tanggal 2-3 Oktober 2010, Exhibition pada tanggal 11-15 Oktober 2010, Seminar Nasional pada tanggal 23 Oktober 2010 dan Aksi Damai pada tanggal 31 Oktober 2010. Topik yang diangkat untuk adalah tentang “Perdagangan Satwa Liar Illegal”.

Kegiatan ini diharapkan dapat menyampaikan pola pikir konservasi kepada masyarakat luas, khususnya kepada para peserta kegiatan UKF EXPO 2010. Selain itu diharapkan pula dapat membentuk dan menanamkan jiwa konservatif pada generasi muda serta menginformasikan tentang perdagangan satwaliar yang dilindungi dan terancam punah yang kian marak dan mengancam kelestarian satwaliar. Sehingga kelestarian satwa di alam dapat semakin ditingkatkan.

Deskripsi Kegiatan


Seni Konservasi

Seni Konservasi merupakan lomba mewarnai, menggambar dan membuat poster dengan topik perlindungan satwa. Lomba-lomba ini dibagi berdasarkan jenjang pendidikan peserta, yaitu:
  1. Lomba Mewarnai untuk murid TK dengan tema ”Sayangi Satwa Kita”.
  2. lomba Mewarnai untuk siswa kelas 1-3 SD dengan tema ”Lestarikan Fauna Indonesia".
  3. Lomba Menggambar untuk siswa kelas 4-6 SD dengan tema ”Peduli dan Lestarikan Fauna Indonesia”. 
  4. Lomba Membuat Poster dilakukan secara kelompok, setiap kelompok terdiri dari tiga orang. Lomba ini diperuntukan pelajar SMP dan sederajat dengan tema “Lestarikan Fauna Kita dan ‘Stop Animal Trading’”. 
Lomba mewarnai dilaksanakan pada tanggal 2 Oktober 2010. Lomba menggambar dan membuat poster dilaksanakan pada tanggal 3 Oktober 2010. Lokasi kegiatan di Koridor Faperta Kampus Institut Pertanian Bogor(IPB) Dramaga. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memperkenalkan jenis fauna yang ada di Indonesia serta menanamkan jiwa konservasi sejak dini kepada anak-anak Indonesia.
 
 
Seni Konservasi 2008
 
 Exhibition
 
Kegiatan ini berupa pameran dalam bentuk stand dan papan partisi, pameran foto, pameran poster hasil lomba Seni Konservasi, pemutaran video tentang konservasi, serta pembagian pamflet. Exhibition UKF EXPO 2010 dengan tema “Visualisasi Perdagangan Satwa dalam Pemahaman Konservasi” diikuti oleh seluruh divisi konservasi yang ada di UKF, perwakilan Taman Nasional yang ada di Indonesia, LSM-LSM yang bergerak di bidang pelestarian fauna serta badan yang menangani perdagangan satwaliar. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 11-15 Oktober 2010 di Koridor Pinus Kampus IPB Darmaga. Exhibition bertujuan memberikan informasi kepada seluruh civitas akademika IPB tentang upaya-upaya pelestarian lingkungan khususnya fauna.
 
Exhibition UKF EXPO 2007

Exhibition UKF EXPO 2009
 
 Seminar Nasional
 
Seminar Nasional dengan tema “Peninjauan Kembali Perdagangan Satwaliar yang Dilidungi di Indonesia” akan memaparkan permasalah perdagangan satwaliar yang semakin marak, bagaimana hitamnya perdagangan satwaliar yang terlampau bebas. Pada Seminar ini akan dipaparkan mengenai beberapa masalah yang timbul dalam perdagangan satwaliar di Indonesia. Masalah-masalah timbul dari beberapa aspekseperti ekologi, hukum, dan sosial budaya.Formulasi dari beberapa masalah yang timbul diharapkan akan mendorong solusi yang tepat dan komprehensif sebagai output dalam acara ini. 
Seminar akan dihadiri 300 peserta yang terdiri dari mahasiswa IPB, mahasiswa dari berbagai Universitas, Organisasi mahasiswa bidang lingkungan dan pelestarian satwaliar, LSM bidang lingkungan dan pelestarian satwaliar, Instansi Pemerintah, pihak-pihak yang terkait dengan perdagangan satwaliar, serta masyarakat umum. Seminar nasional ini akan dilaksanakan pada tanggal 23 Oktober 2010. 
 
Seminar Nasional UKF EXPO 2009 (IPB, 24 Oktober 2009)
 

Aksi Damai

Aksi merupakan suatu bentuk penyampaian informasi yang dilakukan secara damai dan persuasif. Aksi ini merupakan penutup dari rangkaian kegiatan EXPO 2010 dengan tema “Stop Perdagangan Satwaliar, Biarkan Satwaliar Hidup Bebas pada Habitatnya”. Aksi bertujuan untuk memaparkan isu-isu konservasi satwaliar terkini terutama masalah perdagangan satwaliar dan mengajak masyarakat untuk berperan aktif dalam pelestarian satwaliar. Kegiatan ini berupa kampanye penyelamatan satwa dalam bentuk orasi dengan papan aksi dan spanduk disertai pembagian pamflet dan stiker yang diikuti oleh anggota UKF, mahasiswa IPB, LSM lingkungan, dan pihak-pihak yang bergerak di bidang pelestarian lingkungan. Kegiatan ini akan dilaksanakan di Bundaran Hotel Indonesia. Aksi akan dilaksanakan pada tanggal 31 Oktober 2010.
 
Aksi Damai UKF EXPO (Bundaran HI, 4 Oktober 2009)